Quotes of The Day

He who asks is a fool for five minutes, but he who does not ask remains a fool forever.



"I would rather have a mind opened by wonder than one closed by belief." - Gerry Spence

Wednesday, 6 October 2010

Pengawasan


oleh Jarjani Usman


“Dia (Allah) tetap bersama-sama kamu di mana saja kamu berada dan Allah Maha Melihat apa saja yang kamu kerjakan” (QS al-Hadid: 4).

Peringatan dan hukuman tidak selamanya ampuh dalam mencegah manusia untuk berbuat kejahatan. Sebab, tidak selamanya peringatan dan hukuman itu menjangkau sisi-sisi tersembunyi dari niat, sikap dan perbuatan manusia. Yang paling ampuh adalah merasa selalu pengawasan Allah di manapun kita berada.

Tanda pertama pada orang yang merasa diawasi Allah ialah memiliki rasa malu kepadaNya. Hati seorang Muslim yang di hatinya ada cahaya iman yang mantap akan sangat malu kalau sudah berjanji beriman, lalu mengingkarinya.

Sudah barang tentu, tidak semua orang memiliki perasaan tersebut, tak terkecuali orang yang berilmu agama tinggi.

Buktinya, tidak sedikit juga di antara mereka yang berilmu tinggi melakukan kejahatan dalam hidupnya. Bukti ini menjadi suatu alasan bagi kita untuk memahami bahwa kalau seseorang yang berilmu agama tinggi bisa berlaku demikian, apalagi yang tidak.

Tanda kedua ialah punya rasa takut akan azab-azab Allah. Orang yang saban saat merasa diawasi Allah akan selalu tergambar dalam benaknya kepedihan atau kesengsaraan hidup di neraka, setiap ia mau melakukan kejahatan.

Dengan demikian, peringatan orang lain dan hukuman belum tentu ampuh menjadi pengingat diri kita untuk tidak melakukan kejahatan. Kata Saidina Ali, hanya diri sendiri lah yang paling ampuh menjadi pengingat.


27 Syawal 1431 H
Sumber: http://idhamlim.blogspot.com/2010/10/pengawasan.html

Orang Edgecumbe Road: Saban hari aku tertanya kepada diri kenapa umat Islam tidak gentar dengan pembalasan Allah. Di tempat bertugas, ada saja yang sanggup memburukkan orang lain agar dirinya terus popular. Memfitnah sana-sini dan menyebabkan ramai hati yang terluka. Apakah tidak pernah ada keikhlasan dalam diri untuk melakukan sesuatu kerana Allah? Apakah orang yang menjaja sana sini mempunyai ilmu dalam kaunseling bertopengkan dusta semata-mata? Doaku muga satu hari nanti Allah akan membuka hati orang ini untuk bertaubat dan janganlah kerana terlalu ghairah untuk memegang jawatan, jawatan orang pun sanggup 'dirampas' dengan pelbagai cara kotor. Alhamdulillah, hingga kini 'dia' masih dibawah pengawasan Allah. Belum tertunai lagi niat busuk menjatuhkan rakan sejawat berlaku. Apa yang berlaku pada diriku, aku anggap sebagai satu hikmah. Sudah tertulis Allah menjanjikan yang lebih baik buatku. Aku mohon Allah sentiasa menerima taubat dan segala yang ku korbankan sebagai satu Ibadah. Pada yang berkenaan, sedarlah bahawa kita sentiasa dibawah "PENGAWASAN ALLAH' sentiasa. Muga pintu taubat masih terbuka untuk orang-orang seperti ini..InsyaAllah...

No comments: